Rumah Murah Pinggiran Jakarta Kurang Laku

Jul 17, 2012   //   by BassuraCity.com   //   Blog  //  No Comments

Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Eddy Ganefo mengatakan pembangunan rumah tipe 36 seharga Rp 70 juta per unit masih bisa dilakukan di pinggiran Jakarta seperti Tambun dan Bekasi. Namun, angka pembeli akan minim karena aksesnya di pedalaman.

“Bisa saja sih dibangun. Tapi, yang harus dilihat kan perhitungannya, akses dan pembelinya. Mau nggak nanti masyarakat beli kredit melalui FLPP di kawasan yang jauh dari tempat kerja dan juga berada di pedalaman,” kata Eddy saat dihubungi Harian Detik, Senin (12/3/2012).

Menurut Eddy, untuk kawasan Tambun dan Bekasi memang masih ada satu atau dua lokasi yang harga tanahnya berkisar Rp 200 ribu-Rp 300 ribu per meter persegi. Ia menyebutkan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun ini tidak berjalan lancar karena tidak ada keseriusan dari pemerintah untuk berdiskusi dengan pengembang.

Hingga sekarang, Apersi masih keberatan dengan kebijakan rumah tipe 36 seharga Rp 70 juta per unit karena cukup sulit untuk merealisasikannya. Ia mengatakan dengan target 210 ribu unit rumah tipe 36 seharga Rp 70 juta per unit untuk tahun ini dalam program FLPP sangat berat.

Pasalnya, hingga sekarang baru 61 unit rumah yang selesai akad kredit melalui PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN). Sementara, bank penyalur kredit lainnya masih nol melakukan akad kredit.

“Kalau target tahun ini 210 ribu tipe 36 berarti sekarang dalam sehari harus 700 unit rumah. Bisa nggak seperti itu. Sekarang saja baru 61 unit rumah. Itu juga dari BTN saja. Kalau target gagal tercapai, siap-siap saja nanti Menteri dapat rapor merah,” ujarnya.

Disadur dari: Detik.com

.



Marketing Office:
Phone: +6221-859-10000
Fax:+6221-8591-5050

Marketing Gallery:
Phone: +6221-2931-7033
Fax: +6221-2931-7037